Lewati ke konten

Transportasi Berkelanjutan

Dekarbonisasi Transportasi

Dekarbonisasi transportasi adalah upaya menurunkan emisi gas rumah kaca sektor ini menuju mendekati nol. Ia bukan satu kebijakan melainkan gabungan ketiga pilar, dan porsi masing-masing berbeda antar kota tergantung struktur perjalanan dan bauran energinya.

Mekanisme kerja

Emisi transportasi dapat dipilah menjadi beberapa faktor: berapa banyak perjalanan terjadi, berapa jauh, dengan moda apa, dan seberapa efisien moda itu. Avoid bekerja pada dua faktor pertama, Shift pada faktor ketiga, Improve pada yang terakhir. Menggantungkan seluruh target pada satu faktor saja menuntut perubahan yang tidak realistis pada faktor itu, dan itulah sebab banyak strategi yang hanya bertumpu pada elektrifikasi tidak mencapai targetnya. Urutan ketiga pilar juga urutan biaya: perjalanan yang dihindari tidak menuntut infrastruktur maupun armada baru, sedangkan penggantian armada menuntut keduanya.

Cara mengukur

  • Emisi gas rumah kaca sektor transportasi per kapita.
  • Jarak tempuh kendaraan bermotor per kapita.
  • Pangsa moda berkelanjutan dari seluruh perjalanan.

Tantangan implementasi

  1. 01Banyak kota belum punya garis dasar emisi transportasi yang dapat ditelusuri.
  2. 02Target nasional sering tidak diterjemahkan menjadi kewenangan dan anggaran kota.
  3. 03Strategi yang hanya bertumpu pada elektrifikasi menuntut laju penggantian armada yang tidak realistis.